Peraturan PCR di Mudik Lebaran 2022

Juru Bicara Gugus Tugas percepatan Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito menyampaikan, setidaknya ada empat aspek aktivitas rakyat yg diatur pemerintah terkait mudik Lebaran 2022.

Wiku memberikan, aturan itu tidak hanya buat pemudik domestik tetapi pula bagi mereka yang masuk dan keluar tanah air di momen pulang kampung Lebaran 2022.

“Hal ini agar masyarakat tetap aman dari penularan COVID-19 pada tengah potensi peningkatan kegiatan dan tren gerak pulang kampung,” istilah Wiku dalam warta tertulis, Rabu, 20 April.

Berita Covid di Mudik Lebaran 2022

Adapun aspek yg dimaksud Wiku yaitu pertama, harus memenuhi persyaratan vaksinasi menggunakan kondisi tidak wajib menunjukkan hasil tes COVID-19 Jika individu tersebut telah di-boost atau pada takaran booster. dan wajib menunjukkan yang akan terjadi tes Jika belum.

Selain itu, berdasarkan Slot Gacor laporan Antara, orang yg telah dua kali divaksinasi wajib menunjukkan hasil tes antigen 1×24 jam atau PCR 3×24 jam sebelum keberangkatan. Bagi yg baru divaksinasi satu kali harus menunjukkan hasil tes PCR 3X24 jam sebelum embarkasi.

khusus bagi orang yang mempunyai penyakit penyerta atau penyakit penyerta tertentu yang tidak bisa divaksinasi, istilah Wiku, wajib menyertakan yang akan terjadi tes PCR negatif 3X24 jam sebelum embarkasi dengan referensi dari rumah sakit yang tidak bisa divaksinasi.

“Khusus anak usia 6-17 tahun mampu bebas dari harus tes Jika telah divaksinasi dengan dosis kedua. Sedangkan buat anak di bawah usia 6 tahun tak terdapat kebijakan tes asalkan pendamping bepergian telah memenuhi syarat perjalanan. sinkron ketentuan,” ungkapnya.

Pemerintah juga mengatur syarat kedatangan TKI ke luar negeri buat mengantisipasi kasus impor pada tengah potensi peningkatan kedatangan TKI.

Berdasarkan Wiku, Wisatawan Mancanegara (PPLN) wajib mengunduh PeduliLindung dan mengisi data dasar. Terkait pre-departure test, pemudik harus membawa akibat negatif tes PCR 2×24 jam sebelum embarkasi atau tes antigen 1×24 jam khusus PPLN asal Singapura di Provinsi Kepulauan Riau.

“Tes masuk itu wajib bagi PPLN yang diduga mengidap COVID-19 atau yang menunjukkan tanda-tanda mirip COVID-19 atau suhu tubuh pada atas 37,5 derajat Celcius, dan orang yang tergolong pasca-pemulihan covid,” katanya.

Kewajiban karantina selama 5×24 jam secara terpusat serta exit test diharapkan bagi PPLN dewasa yg baru mendapatkan takaran pertama paling lambat 14 hari sebelum embarkasi atau tak sama sekali dan PPLN pada bawah usia 18 tahun yang didampingi.

Terkait modifikasi gerak arus mudik, kata Wiku, pemerintah melakukan penerapan sistem ganjil genap serta penjadwalan embarkasi serta kepulangan.

Sistem penegakan disiplin protokol kesehatan pada fasilitas awam serta permukiman masyarakat. seperti masjid, lokasi sholat Idul Fitri, lingkungan perumahan, pusat perbelanjaan, dan sentra wisata.

This entry was posted in Berita and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published.